8 Jenazah Korban Penyerangan KST di Puncak Papua Dipulangkan ke Rumah Keluarga Masing-masing смотреть онлайн

315 просмотров 08.03.2022 00:01:52

Описание видео

TIMIKA, KOMPAS.TV - Delapan jenazah korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata di kamp lokasi pembangunan tower di Kabupaten Puncak, Papua, seluruhnya telah dipulangkan ke kampung halaman hari ini dari Bandara Mozes Kilangin Timika. Siang tadi, tujuh jenazah korban sudah diberangkatkan ke kampung halaman masing- masing. Jenazah Renal Tegasye tentuan diterbangkan ke Ambon dan Bona Simanulang ke Palu, Sulawesi Tengah. Sementara lima jenazah lainnya diterbangkan ke Jakarta untuk selanjutnya dipulangkan ke kampung halaman. Sementara itu, satu jenazah bernama Bebi Tabuni, korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata di kamp lokasi pembangunan tower di Kabupaten Puncak, Papua, sudah dipulangkan lebih dulu ke kampung halaman di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. Jenazah diterbangkan dari Bandara Mozes Kilangin, Timika; ke Bandara Aminggura, Ilaga, dan dibawa ke kampung halaman di Kampung Iwak. Bebi Tabuni merupakan pemandu lokal yang bekerja pada kontraktor dari perusahaan PT Palapa Ring Timur Telematika dalam pembangunan tower telekomunikasi. _____ Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam nonstop di kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Yuk, subscribe channel YouTube Kompas TV! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: kompas.tv. Artikel ini bisa dilihat di : kompas.tv/article/268454/8-jenazah-korban-penyerangan-kst-di-puncak-papua-dipulangkan-ke-rumah-keluarga-masing-masing Рекомендуем 8 Jenazah Korban Penyerangan KST di Puncak Papua Dipulangkan ke Rumah Keluarga Masing-masing посмотреть онлайн видео бесплатно и без регистрации!

Чат сообщества

Гость
Загрузка...
Теги:
jenazah, korban, penyerangan, puncak, papua, dipulangkan, rumah, keluarga, masing